Pressure Drop Globe Valve PN16: Penyebab & Solusi Efisien

Pelajari pressure drop pada globe valve PN16, dampaknya pada energi, dan cara menguranginya. Panduan teknis untuk sistem industri.

PENGETAHUAN

Mitra Sahabat Engineering

12/27/20252 min read

Pressure Drop pada Globe Valve PN16: Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya

Dalam sistem perpipaan industri, pressure drop merupakan salah satu parameter penting yang sering diabaikan saat memilih valve. Padahal, tekanan yang hilang akibat valve dapat berdampak langsung pada kinerja sistem, konsumsi energi, dan biaya operasional.

Salah satu valve yang dikenal memiliki pressure drop relatif lebih tinggi adalah globe valve PN16. Artikel ini akan membahas secara teknis namun praktis mengenai pressure drop pada globe valve PN16, mulai dari penyebab, dampak, hingga cara mengatasinya secara efektif.

1. Apa Itu Pressure Drop?

Pressure drop adalah penurunan tekanan fluida saat mengalir melalui suatu komponen sistem, seperti pipa, fitting, atau valve.

Pressure drop terjadi karena:

  • Gesekan fluida dengan permukaan internal

  • Perubahan arah aliran

  • Penyempitan jalur aliran

Dalam konteks globe valve PN16, pressure drop menjadi perhatian utama karena desain internal valve memang ditujukan untuk kontrol aliran, bukan sekadar on–off.

Baca juga : GLOBE VALVE CETO CAST IRON PN16 C/W FLANGE, GASKET, BOLT AND NUT - SIZE 1/2 - 8 INCH

2. Mengapa Globe Valve Memiliki Pressure Drop Lebih Besar?

Berbeda dengan gate valve atau butterfly valve, globe valve memiliki jalur aliran berbentuk S atau Z flow path.

Ciri desain ini:

  • Fluida harus berubah arah beberapa kali

  • Terjadi turbulensi lebih besar

  • Gesekan internal meningkat

Akibatnya, pressure drop globe valve PN16 cenderung lebih tinggi, terutama pada kondisi flow rate besar.

Namun, desain ini juga memberikan kontrol aliran yang presisi, yang justru dibutuhkan pada banyak aplikasi industri.

3. Faktor Penyebab Internal Pressure Drop pada Globe Valve

Beberapa faktor internal yang memengaruhi pressure drop antara lain:

  • Desain seat dan disc (flat, plug, atau contoured)

  • Permukaan internal yang tidak halus

  • Diameter efektif aliran yang menyempit

  • Posisi valve (opening percentage)

  • Kualitas machining dan manufacturing

Globe valve industri berkualitas rendah biasanya memiliki pressure loss lebih besar akibat toleransi produksi yang buruk.

4. Pengaruh Pressure Drop terhadap Sistem

Pressure drop yang terlalu besar dapat menimbulkan berbagai masalah sistem, seperti:

  • Tekanan hilang sebelum mencapai titik penggunaan

  • Pompa bekerja lebih keras

  • Aliran fluida tidak optimal

  • Ketidakseimbangan sistem

Pada sistem proses industri, hal ini dapat memengaruhi stabilitas operasi dan kualitas proses.

5. Dampak Pressure Drop terhadap Energi dan Efisiensi

Semakin besar pressure drop, semakin besar energi yang dibutuhkan untuk mempertahankan flow rate.

Dampak langsungnya:

  • Konsumsi listrik pompa meningkat

  • Biaya operasional naik

  • Efisiensi sistem menurun

  • Umur pompa dan valve lebih pendek

Dalam jangka panjang, pressure drop yang tidak terkontrol dapat meningkatkan total cost of ownership (TCO).

Baca juga : Material Globe Valve PN16: Kelebihan Cast Iron, 2Cr13, SS304 & SS420

6. Cara Mengurangi Pressure Drop pada Globe Valve PN16

Beberapa langkah efektif untuk meminimalkan pressure drop:

  1. Gunakan globe valve dengan desain optimized flow

  2. Pilih material disc dan seat presisi

  3. Pastikan valve bekerja di range opening ideal

  4. Hindari undersizing valve

  5. Gunakan valve sesuai fungsi (kontrol, bukan isolasi penuh)

Pemilihan globe valve PN16 berkualitas industri menjadi kunci utama.

7. Perbandingan Pressure Drop Antar Jenis Valve

8. Bagaimana CETO Mendesain Globe Valve untuk Minim Pressure Loss

CETO Globe Valve PN16 dirancang dengan mempertimbangkan keseimbangan antara kontrol dan efisiensi aliran.

Pendekatan desain CETO meliputi:

  • Flow path yang dioptimalkan

  • Machining presisi pada seat dan disc

  • Permukaan internal halus

  • Pengujian performa tekanan dan kebocoran

Hasilnya, pressure drop tetap terkontrol tanpa mengorbankan fungsi kontrol aliran.

baca juga : Keunggulan CETO Globe Valve PN16 Cast Iron untuk Sistem Pipa Industri

9. Tips Memilih Ukuran Globe Valve yang Tepat

Ukuran valve sangat berpengaruh terhadap pressure drop.

Tips penting:

  • Jangan memilih valve terlalu kecil (undersize)

  • Sesuaikan dengan flow rate aktual, bukan hanya ukuran pipa

  • Perhatikan Cv (flow coefficient) valve

  • Konsultasikan dengan tim teknis sebelum pembelian

Valve dengan ukuran tepat akan menghasilkan pressure drop optimal dan sistem lebih efisien.

10. Kesimpulan

Pressure drop pada globe valve PN16 merupakan karakteristik desain yang tidak dapat dihilangkan sepenuhnya. Namun, dengan pemilihan valve yang tepat, desain berkualitas, dan sizing yang akurat, pressure loss dapat dikendalikan tanpa mengorbankan performa sistem.

Untuk aplikasi industri yang membutuhkan kontrol aliran presisi, globe valve PN16 tetap menjadi solusi terbaik.

Butuh Globe Valve PN16 dengan Pressure Drop Terkontrol?

Gunakan CETO Globe Valve PN16 untuk aplikasi industri Anda dan dapatkan solusi valve yang andal, efisien, dan teruji.

👉 Hubungi PT Mitra Sahabat Engineering sekarang untuk konsultasi GRATIS, pemilihan ukuran valve yang tepat, dan penawaran terbaik sesuai kebutuhan sistem Anda.

Read also